Sunday, 11 June 2017

Diari Hati Seorang Wanita

Umur hampir genap 22 tahun 9 bulan tahun ini..aku seperti biasa masih berada di ibu kota menghabiskan saki baki masa di sini. Kuliah sudah tamat, Alhamdulillah selama 3 tahun menongkah arus bidang yang tak pernah menjadi minatku dahulu, kini seolah membuka jalan untuk aku terus berjuang. Terima kasih Allah sentiasa memberi aku kesempatan menuntut ilmu di ibu kota yang penuh dugaan dan pancaroba.


Peperiksaaan final year kali ni sedikit berbeza, kami menempuhnya di bulan Ramadhan, bulan yang berkah bulan yang mulia bulan manusia berlumba2 melakukan ibadah, bersedekah, bertadarus, melakukan kebaikan yang ganjarannya sudah pasti berlipat kali ganda berbanding bulan2 yang lain. OH YA ! hampir terlupa, entry kali ini ingin aku nukilkan diari hati seorang wanita, ops maaf ini bukan diari harian yang ditulis untuk simpanan dan tatapan seperti dalam buku catatan itu ya. :D
Firman Allah swt yang bermaksud : “Barangsiapa yang mengerjakan amal soleh baik lelaki mahupun perempuan sedang ia orang yang beriman, maka mereka masuk ke dalam syurga dan mereka tidak akan dianiayai walau sedikitpun” (An-Nisa’:24)
Earphone dipasang, seperti biasa aku memilih nasyid2 yang menjadi playlist kegemaran..Acapkali aku mendengar nasyid Ainul Mardiah..mesti semua tahu macam mana nasyidnya..bila dihayati bait bait lirik boleh menggugah jiwa..boleh berderai airmata..kerana apa..WANITA.. pernahkah engkau terfikir adakah engkau salah seorang Hamba Allah yang akan menjadi bidadari di syurga.. Allahu jika difikirkan layakkah aku menjadi salah satu darinya.

apakah selama aku hidup di dunia ini telah melayakkan aku menjadi seorang bidadari syurga..dan bagi kalian yang sudah menikah..tidak inginkah kalian menjadi ketua bidadari yang tinggi kedudukannya..

Jika ditanya..apakah nilai dan kedudukan seorang wanita di dalam islam..sudah pasti tak termakan oleh masa untuk menghuraikannya..

Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap muslim. Dia akan menjadi madrasah pertama dalam membangun masyarakat yang soleh, tatkala dia berjalan di atas petunjuk Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Karena berpegang dengan keduanya akan menjauhkan setiap muslim dan muslimah dari kesesatan dalam segala hal. muslimah.or.id
Islam juga memerintahkan kita supaya memuliakan wanita, sama ada sebagai anak, isteri apatah lagi sebagai ibu. Islam telah mengancam keras perbuatan menguburkan anak perempuan hidup-hidup seperti yang dilakukan oleh orang Arab di zaman jahiliyah dahulu. Di dalam Sahih Al-Bukhari ada meriwayatkan sabda Rasulullah saw yang bermaksud: Barangsiapa yang mempunyai anak perempuan lalu ia mengajarnya dan mendidiknya dengan baik, maka anak itu kelak akan menjadi tabir yang melindunginya dari api neraka”.





melalui kalamullah ayat ke-15 surah Al-Ahqaf yang bermaksud: ”Dan Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua-dua ibu bapanya, ibunya menghamilkan dia dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah”.

Wanita, diri kamu cukup berharga, ingat saat kamu dihina diperhamba dan dizalimi pada zaman jahiliah..Islam datang membebaskan kamu dari cengkaman itu dan darjat kamu diangkat serta dimuliakan oleh Allah..beruntungnya maruah kamu dipelihara, diri kamu dijaga, beruntunglah mudahnya untuk kamu masuk kedalam syurga namun mudah juga untuk ke neraka, jagalah diri,jagalah kehormatan, jagalah maruah..InshaAllah syurga buatmu..bakal bidadari penghuni syurga Allahumma Amin...wallahualam

Monday, 30 January 2017

ALLAH pisahkan kita - part 2

Dibukanya naskah A-QURAN,dari ayat yang terakhir kali dia baca.

مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ وَلَا يَجِدْ لَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا

“Barangsiapa yang melakukan kejahatan (maksiat dan dosa), niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah”. (QS An Nisa’ 123)

“Allah……” bibir dan wajahnya kaku..seolah teguran Allah itu betul2 tepat memanah ke arah dirinya. Tiada kata hanya tangisan mengenangkan dosa2 lalu, berkali2 bibirny a beristigfar,dipeluk erat mushaf al-quran itu sehingga tetesan air matanya membasahi mushafnya. Seolah ditayangkan kembali dosa2nya dgn zainudin, teresak2 dia menangis mengenangkannya.

Disandarkan dirinya dibucu katil sambil memeluk erat al-quran,Airmata yang jatuh umpama hujan yang x berhenti. Baginya ayat itu terlalu berat ,seolah dihempaskan batuan besar ke atas dirinya.

Rasulullah S.A.W bersabda :

إِنَّ اللَّهَ يَغَارُ وَغَيْرَةُ اللَّهِ أَنْ يَأْتِىَ الْمُؤْمِنُ مَا حَرَّمَ اللَّهُ

“Sesungguhnya Allah Maha Pencemburu, dan cemburunya Allah adalah di saat seorang mukmin melanggar yang diharamkan-Nya” (HR Bukhari)
 
PETIKAN NASIHAT IBNU ABBAS TENTANG MAKSIAT

Sahabat Abdullah Bin Abbas R.A berkata :

“Wahai orang yang berbuat dosa, janganlah engkau merasa aman dari dosa-dosamu. Ketahuilah bahwa akibat dari dosa yang engkau lakukan, adalah jauh lebih besar dari dosa dan maksiat itu sendiri”.

“Ketahuilah bahwa hilangnya rasa malu kepada malaikat yang menjaga di kiri kananmu saat engkau melakukan dosa dan maksiat, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
 
“Sesungguhnya ketika engkau tertawa saat melakukan maksiat sedangkan engkau tidak tahu apa yang akan Allah lakukan atas kamu, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.

“Kegembiraanmu saat engkau melakukan maksiat yang menurutmu menguntungkanmu, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
 
“Dan kesedihanmu saat engkau tidak bisa melakukan dosa dan maksiat yang biasanya engkau lakukan, adalah jauh lebih besar dosanya dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
 
“Ketahuilah bahwa perasaan takut aib dan maksiatmu akan diketahui orang lain, sedangkan engkau tidak pernah merasa takut dengan Pandangan dan Pengawasan Allah, adalah jauh lebih besar dosanya dari aib dan maksiat itu”.
 
(Suwar min Hayatis Shohabah jilid 3 hal 60 – 61)


Hari ini seharian mesej dan miscall dari zainudin dia tidak endahkan,berkali2 handphonenya berdering,tidak diangkat,mesej yang masuk tidak dijawab. Harinya hanya di atas sejadah, Solat taubat,membaca AL-QURAN. Benar2 terkesan dengan teguran Allah.Kali ini dia tekad. Dicapai handphonenya,dibuka mesej dari zainudin.


“Assalamualaikum zainudin…”

“Waalaikumussalam,kenapa xangkat call tadi,seharian mesej xberbalas,abg ada buat salah ke?

“Solehah minta maaf. Harini mungkin hari terakhir untuk kita. Solehah tak nak kita terus hanyut dalam maksiat. Solehah tak nak jadi punca iman zainudin rosak. Kita hidup berlandaskan syariat, Kalau kita membelakangi agama dalam perhubungan ni solehah yakin cinta kita tak akan kemana. Cintakan Allah ,Allah akan jaga orang yang kita cintai. Dan harini Allah makbulkan doa solehah selama ni untuk jauhkan kita dari maksiat. Dah sampai masa kita kejar cinta Allah,dan kalau masih ada jodoh kita In shaa Allah,Dia yang akan satukan kita. Solehah minta maaf.” panjang balasannya,dia menangis kerana cinta itu masih ada tapi dia yakin ini kehendak Allah dan itu yang membuatkan dia kuat.

“Abg minta maaf dah hanyutkan solehah selama ni,abg pun ada terfikir cuma abg xtahu jalan apa yang patut abg ambil. Abg pegang kata2 solehah tapi abg nak solehah tahu abg hanya ad solehah walaupun kita dah melampaui batasan agama. Abg minta maaf,dan terima kasih atas perhatian yg solehah beri selama ni tak mampu abg balas. :(“

“In shaa Allah,jaga iman jaga hati,selalu berdoa,kalau jodoh kita tak kemana”
 
“Harini Allah pisahkan kita,dia ada rencana yang lebih baik”

“In shaa Allah sama2 kita tarbiah diri”

“Assalamualaikum zainudin”


“waalaikumussalam……”kali ini air mata lelakinya gugur jua,dia betul2 sayangkan gadis itu,tapi dia tahu dia adalah seorang pemimpin dan bakal ketua keluarga,jadi sampai masa dia mentarbiah diri dan jiwanya.